Kamis, 27 November 2008

22 PERTANYAAN...

 Kisah Nyata Seorang Pemuda Arab Yang Menimba Ilmu Di
 Amerika.   
 Rabu, 22 Februari 2006
 Ada seorang pemuda arab yang baru saja me-nyelesaikan
 bangku kuliahnya di Amerika. Pemuda ini adalah salah seorang
 yang diberi nikmat oleh Allah berupa pendidikan agama Islam
 bahkan ia mampu mendalaminya.
 Selain belajar, ia juga seorang juru dakwah Islam. Ketika
 berada di Amerika, ia berkenalan dengan salah seorang
 Nasrani. Hubungan mereka semakin akrab, dengan harapan
 semoga Allah SWT memberinya hidayah masuk Islam.
 
 Pada suatu hari mereka berdua berjalan-jalan di sebuah
 perkampungan di Amerika dan melintas di dekat sebuah gereja
 yang terdapat di kampung tersebut. Temannya itu meminta agar
 ia turut masuk ke dalam gereja.
 Semula ia berkeberatan. Namun karena ia terus mendesak
 akhirnya pemuda itupun memenuhi permintaannya lalu ikut
 masuk ke dalam gereja dan duduk di salah satu bangku dengan
 hening, sebagaimana kebiasaan mereka. Ketika pendeta masuk,
 mereka serentak berdiri untuk memberikan penghormatan lantas
 kembali duduk.
 
 Di saat itu si pendeta agak terbelalak ketika melihat
 kepada para hadirin dan berkata, "Di tengah kita ada
 seorang muslim. Aku harap ia keluar dari sini." Pemuda
 arab itu tidak bergeming dari tempatnya.
 Pendeta tersebut mengucapkan perkataan itu berkali-kali,
 namun ia tetap tidak bergeming dari tempatnya. Hingga
 akhirnya pendeta itu berkata, "Aku minta ia keluar dari
 sini dan aku menjamin keselamatannya. " Barulah pemuda
 ini beranjak keluar.
 
 Di ambang pintu ia bertanya kepada sang pendeta,
"Bagaimana anda tahu bahwa saya seorang muslim."
 Pendeta itu menjawab, "Dari tanda yang terdapat di
 wajahmu." Kemudian ia beranjak hendak keluar. Namun
 sang pendeta ingin memanfaatkan keberadaan pemuda ini, yaitu
 dengan mengajukan beberapa pertanyaan, tujuannya untuk
 memojokkan pemuda tersebut dan sekaligus mengokohkan
 markasnya. Pemuda muslim itupun menerima tantangan debat
 tersebut.
 
 Sang pendeta berkata, "Aku akan mengajukan kepada anda
 22 pertanyaan dan  anda harus menjawabnya dengan
 tepat." Si pemuda tersenyum dan berkata,
 "Silahkan!"
 
 Sang pendeta pun mulai bertanya,
    1. Sebutkan satu yang tiada duanya,
    2. dua yang tiada tiganya,
    3. tiga yang tiada empatnya,
    4. empat yang tiada limanya,
    5. lima  yang tiada enamnya,
    6. enam yang tiada tujuhnya,
    7. tujuh yang tiada delapannya,
    8. delapan yang tiada sembilannya,
    9. sembilan yang tiada sepuluhnya,
    10. sesuatu yang tidak lebih dari sepuluh,
    11. sebelas yang tiada dua belasnya,
    12. dua belas yang tiada tiga belasnya,
    13. tiga belas yang tiada em-pat belasnya.
    14. Sebutkan sesuatu yang dapat bernafas namun tidak mempunyai ruh!
    15. Apa yang dimaksud dengan kuburan berjalan membawa isinya?
    16. Siapakah yang berdusta namun masuk ke dalam surga?
    17. Sebutkan sesuatu yang diciptakan Allah namun Dia tidak menyukainya?
    18. Sebutkan sesuatu yang diciptakan Allah dengan tanpa ayah dan ibu!
    19. Siapakah yang tercipta dari api, siapakah yang diadzab dengan api dan  siapakah yang terpelihara dari Apii?
    20. Siapakah yang tercipta dari batu,  siapakah yg diadzab dengan batu dan siapakah yang terpelihara dari Batu?
    21. Sebutkan sesuatu yang diciptakan Allah dan dianggap besar!
    22. Pohon apakah yang mempu-nyai 12 ranting, setiap ranting mempunyai 30daun, setiap daun mempunyai
         5 buah, 3 di bawah naungan dan dua di bawah sinaran matahari?" 

 
 Mendengar pertanyaan tersebut pemuda itu tersenyum dengan
 senyuman mengandung keyakinan kepada Allah.
 
 Setelah membaca basmalah ia berkata,
 
    1. Satu yang tiada duanya ialah Allah SWT.
    2. Dua yang tiada tiganya ialah malam dan siang. Allah SWT berfirman,
       "Dan Kami jadikan malam dan siang sebagai dua tanda (kebesaran kami)." (Al-Isra': 12).
    3. Tiga yang tiada empatnya adalah kekhilafan yang dilakukan Nabi Musa ketika Khidir menenggelamkan
        sampan,  membunuh seorang anak kecil dan ketika menegakkan kembali dinding yang hampir roboh.
    4. Empat yang tiada limanya adalah Taurat, Injil, Zabur dan al-Qur'an.
    5. Lima yang tiada enamnya ialah shalat lima  waktu.
    6. Enam yang tiada tujuhnya ialah jumlah hari ke-tika Allah SWT menciptakan makhluk.
    7. Tujuh yang tiada delapannya ialah langit yang tujuh lapis. Allah SWT berfirman,
        "Yang telah menciptakan tujuh langit berlapis-lapis. Kamu sekali-kali tidak melihat pada ciptaan
         Rabb Yang Maha Pemurah sesuatu yang tidak seimbang." (Al-Mulk: 3).
    8. Delapan yang tiada sembilannya ialah malaikat pemikul Arsy ar-Rahman.
        Allah SWT berfirman,"Dan malaikat-malaikat berada di penjuru-penjuru langit. Dan pada hari itu
        delapan orang malaikat menjunjung 'Arsy Rabbmu di atas kepala) mereka." (Al-Haqah: 17).
    9. Sembilan yang tiada sepuluhnya adalah mu'jizat yang diberikan kepada Nabi Musa : tongkat, tangan yang
        bercahaya, angin topan, musim paceklik, katak, darah, kutu dan belalang dan ****
  10. Sesuatu yang tidak lebih dari sepuluh ialah kebaikan.  Allah SWT berfirman, "Barangsiapa yang berbuat
        kebaikan maka untuknya sepuluh kali lipat." (Al-An'am: 160).
  11. Sebelas yang tiada dua belasnya ialah jumlah saudara-saudaraYusuf
  12. Dua belas yang tiada tiga belasnya ialah mu'jizat Nabi Musa yang terdapat dalam firman Allah,
       "Dan (ingatlah) ketika Musa memohon air untuk kaumnya, lalu Kami berfirman,
       'Pukullah batu itu dengan tongkatmu.' Lalu memancarlah daripadanya dua belas mata air."
       (Al-Baqarah: 60).
  13. Tiga belas yang tiada empat belasnya ialah jumlah saudara Yusuf ditambah dengan ayah dan ibunya.
  14. Adapun sesuatu yang bernafas namun tidak mempunyai ruh adalah waktu Shubuh.
       Allah SWT ber-firman, "Dan waktu subuh apabila fajarnya mulai menyingsing. " (At-Takwir: 18).
  15. Kuburan yang membawa isinya adalah ikan yang menelan Nabi Yunus AS.
  16. Mereka yang berdusta namun masuk ke dalam surga adalah saudara-saudara Yusuf, yakni ketika mereka
        berkata kepada ayahnya, "Wahai ayah kami, sesungguhnya kami pergi berlomba-lomba dan kami
        tinggalkan Yusuf di dekat barang-barang kami, lalu dia dimakan serigala." Setelah kedustaan terungkap,
        Yusuf berkata kepada mereka,"  tak ada cercaaan terhadap kalian." Dan ayah mereka Ya'qub berkata,
      "Aku akan memohonkan ampun bagimu kepada Rabbku. Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha 
       Pengampun lagi Maha Penyayang."
  17. Sesuatu yang diciptakan Allah namun tidak Dia sukai adalah suara keledai. Allah SWT berfirman,                             "Sesungguhnya sejelek-jelek suara adalah suara keledai."  (Luqman: 19).   
  18. Makhluk yang diciptakan Allah tanpa bapak dan ibu adalah Nabi Adam, malaikat, unta Nabi Shalih
       dan kambing Nabi Ibrahim.
  19. Makhluk yang diciptakan dari api adalah Iblis, yang diadzab dengan api ialah Abu Jahal dan yang
        terpelihara dari api adalah Nabi Ibrahim. Allah SWT berfirman,  "Wahai api dinginlah dan selamatkan
        Ibrahim." (AlAnbiya': )
   20. Makhluk yang terbuat dari batu adalah unta Nabi Shalih, yang diadzab dengan batu adalah tentara
        bergajah dan yang terpelihara dari batu adalah Ash-habul Kahfi (penghuni gua).
   21. Sesuatu yang diciptakan Allah dan dianggap perkara besar adalah tipu daya wanita, sebagaimana firman
        Allah SWT, "Sesungguhnya tipu daya kaum wanita itu sangatlah besar." (Yusuf: 28).
   22. Adapun pohon yang memiliki 12 ranting setiap ranting mempunyai 30 daun, setiap daun mempunyai
        5 buah, 3 di bawah teduhan dan dua di bawah sinaran matahari maknanya: Pohon adalah tahun,
        ranting adalah bulan, daun adalah hari dan buahnya adalah shalat yang lima waktu, tiga dikerjakan di
        malam hari dan dua di siang hari.
 
 Pendeta dan para hadirin merasa takjub mendengar jawaban
 pemuda muslim tersebut. Kemudian ia pamit dan beranjak
 hendak pergi. Namun ia mengurungkan niatnya dan meminta
 kepada pendeta agar menjawab satu pertanyaan saja.
 Permintaan ini disetujui oleh sang pendeta.
 
 Pemuda ini berkata, "Apakah kunci surga itu?"
 Mendengar pertanyaan itu lidah sang pendeta menjadi kelu,
 hatinya diselimuti keraguan dan rona wajahnya pun berubah.
 Ia berusaha menyembunyikan kekhawatirannya, namun hasilnya
 nihil.

 Orang-orang yang hadir di gereja itu terus mendesaknya agar
 menjawab pertanyaan tersebut, namun ia berusaha mengelak.
 Mereka berkata, "Anda telah melontarkan 22 pertanyaan
 kepadanya dan semuanya ia jawab, sementara ia hanya
 memberimu satu pertanyaan namun anda tidak mampu
 menjawabnya! "
 
 Pendeta tersebut berkata,
 "Sungguh aku mengetahui jawaban dari pertanyaan
 tersebut, namun aku takut kalian marah.
 "Mereka menjawab, "Kami akan jamin
 keselamatan anda."
 
 Sang pendeta pun berkata,
 "Jawabannya ialah: Asyhadu an La Ilaha Illallah wa
 Asyhadu anna Muhammadar Rasulullah."
 
 Lantas sang pendeta dan orang-orang yang hadir di gereja
 itu memeluk agama Islam.
 Sungguh Allah telah menganugrahkan kebaikan dan menjaga
 mereka dengan Islam melalui tangan seorang pemuda muslim
 yang bertakwa.
 
 *  Penulis tidak menyebutkan yang kesembilan (pent.)
 ** Kisah nyata ini di ambil dari Mausu'ah al-Qishash
    al-Waqi'ah melalui internet, www.gesah.net
 Kaum yang berpikir (termasuk para pendeta) sedianya telah
 mengetahui bahwa Islam adalah agama yang diturunkan kepada
 Nabi Muhammad SAW dan akan menjaga manusia dalam
 kesejahteraan baik di dunia dan di akherat..
 Apa yang menyebabkan hati-hati para pendeta itu masih
 tertutup bahkan cenderung mereka sendiri yang menutup rapat
 jiwanya..
 
 Semoga Allah SWT memberikan Hidayah kepada mereka yang mau
 berpikir..


 Amien

Senin, 24 November 2008

Jadi Cowok Harus Optimis

Ini dia, hasil dari eksperimen bertahun - tahun dari Universitas Harvard berhasil mengungkap maksud apa di balik tanggapan seorang cowok/cewek saat ada yang menyatakan cinta. 
Dimuat di majalah TIME edisi November 2008, ini asli 100% dan dijamin kebenarannya, jadi kalo kamu ada yang ngalamin seperti salah satu di bawah ini, jangan putus asa, selalu ada jalan!!!

-------------------------------------------------
Roni : Aku suka sama kamu, Rin...
Aku pengin kamu jadi pacarku.
Rina : (Malu-malu) Aku juga suka sama kamu, Ron.

Artinya - Jelas si Rina suka sama si Roni,
sampe ngomong terus terang gitu.

-------------------------------------------------
Hendro : Nov, Aku bener-bener suka sama kamu. Aku pengin kita bisa jalan bareng.
Novi : Kayaknya kita lebih baik temenan aja, deh. Kita kan udah lama temenan.

Artinya - Novi pun sebenarnya suka sama si Hendro. Status "teman" hanya buat alasan aja buat
si Novi biar bisa deket terus sama si Hendro.

-------------------------------------------------
Andri : Aku ngerasa cocok jalan sama kamu. Mau gak jadi pacarku, Wen?
Wenny : Jangan sekarang deh ...Aku pengin konsentrasi studiku dulu.

Artinya - Wenny suka sama si Andri, jawaban yang nggantung dan ngambang kayak gitu maksudnya biar Andri penasaran dan tetep "stay around" si Wenny.
Dengan gitu kan mereka bisa tetep deket. Andaikan si Wenny nggak suka,
pasti ngomong terus terang sama Andri.

-------------------------------------------------
Roy : Kamu cakep deh, Lia... Aku pengen pacaran sama kamu...
Lia : Terus terang ya, Roy , aku nggak suka sama kamu. Aku benci sama kamu.
Kamu egois, kamu bau, kamu urakan, kamu cowok males ! Pokoknya aku benciii sama kamu !!

Artinya - Perhatian Lia gede sama Roy. Lia tau semua sifat-sifat Roy, sampe baunya segala.
Nggak banyak cewek yang perhatian kayak gitu. Dan sangat mungkin itu artinya
Lia aslinya suka sama Roy!

-------------------------------------------------
Indra : Aku udah lama merhatiin kamu, Yen... Aku suka en sayang banget sama kamu...
Yenni : (Tertawa lepas) Haa... ha... huahaaa...ha... Lucu kamu, 'Ndra !

Artinya - Betapa gembiranya Yenni mendengar ucapan Indra. Ekspresi tawa bahagia tiada tara.
Jelas banget si Yenni suka sama si Indra, sampe dibilang kalo Indra lucu segala.

-------------------------------------------------
Yanto : Ria, mau nggak jadi pacarku ?
Ria : Plak!! Plak!! (Ria "menyentuh" pipi si Yanto)

Artinya - Yanto spesial buat Ria. "Sentuhan" tangan Ria ke pipi Yanto (sampe 2 kali bahkan, ninggalin bekas merah lagi) adalah sentuhan yang nggak semua cowok bisa ngerasain.
Peluang besar buat Yanto bahwa Ria suka sama dia.


-------------------------------------------------

Jadi. jawaban apapun yang nantinya diberikan sama si cewek, peluang selalu ada dan gak pernah ketutup. Tunjukin kalo elu cowok sejati, yang nggak pernah nyerah gitu aja!!!

Jumat, 21 November 2008

Ijinkan Aku Menciummu Ibu...

Sewaktu masih kecil, aku sering merasa dijadikan pembantu olehnya. Ia selalu menyuruhku mengerjakan tugas-tugas seperti menyapu lantai dan mengepelnya setiap pagi dan sore. Setiap hari, aku dipaksa membantunya memasak di pagi buta sebelum ayah dan adik-adikku bangun. Bahkan sepulang sekolah, ia tak mengizinkanku bermain sebelum semua pekerjaan rumah dibereskan. Sehabis makan, aku pun harus mencucinya sendiri juga piring bekas masak dan makan yang lain. Tidak jarang aku merasa kesal dengan semua beban yang diberikannya hingga setiap kali mengerjakannya aku selalu bersungut-sungut.

Kini, setelah dewasa aku mengerti kenapa dulu ia melakukan itu semua. Karena aku juga akan menjadi seorang istri dari suamiku, ibu dari anak-anakku yang tidak akan pernah lepas dari semua pekerjaan masa kecilku dulu. Terima kasih ibu, karena engkau aku menjadi istri yang baik dari suamiku dan ibu yang dibanggakan oleh anak-anakku.

Saat pertama kali aku masuk sekolah di Taman Kanak-Kanak, ia yang mengantarku hingga masuk ke dalam kelas. Dengan sabar pula ia menunggu. Sesekali kulihat dari jendela kelas, ia masih duduk di seberang sana. Aku tak peduli dengan setumpuk pekerjaannya di rumah, dengan rasa kantuk yang menderanya, atau terik, atau hujan. Juga rasa jenuh dan bosannya menunggu. Yang penting aku senang ia menungguiku sampai bel berbunyi.

Kini, setelah aku besar, aku malah sering meninggalkannya, bermain bersama teman-teman, bepergian. Tak pernah aku menungguinya ketika ia sakit, ketika ia membutuhkan pertolonganku disaat tubuhnya melemah. Saat aku menjadi orang dewasa, aku meninggalkannya karena tuntutan rumah tangga.

Di usiaku yang menanjak remaja, aku sering merasa malu berjalan bersamanya. Pakaian dan dandanannya yang kuanggap kuno jelas tak serasi dengan penampilanku yang trendi. Bahkan seringkali aku sengaja mendahuluinya berjalan satu-dua meter didepannya agar orang tak menyangka aku sedang bersamanya.

Padahal menurut cerita orang, sejak aku kecil ibu memang tak pernah memikirkan penampilannya, ia tak pernah membeli pakaian baru, apalagi perhiasan. Ia sisihkan semua untuk membelikanku pakaian yang bagus-bagus agar aku terlihat cantik, ia pakaikan juga perhiasan di tubuhku dari sisa uang belanja bulanannya. Padahal juga aku tahu, ia yang dengan penuh kesabaran, kelembutan dan kasih sayang
mengajariku berjalan. Ia mengangkat tubuhku ketika aku terjatuh, membasuh luka di kaki dan mendekapku erat-erat saat aku menangis.

Selepas SMA, ketika aku mulai memasuki dunia baruku di perguruan tinggi. Aku semakin merasa jauh berbeda dengannya. Aku yang pintar, cerdas dan berwawasan seringkali menganggap ibu sebagai orang bodoh, tak berwawasan hingga tak mengerti apa-apa. Hingga kemudian komunikasi yang berlangsung antara aku dengannya hanya sebatas permintaan uang kuliah dan segala tuntutan keperluan kampus lainnya.

Usai wisuda sarjana, baru aku mengerti, ibu yang kuanggap bodoh, tak berwawasan dan tak mengerti apa-apa itu telah melahirkan anak cerdas yang mampu meraih gelar sarjananya. Meski Ibu bukan orang berpendidikan, tapi doa di setiap sujudnya, pengorbanan dan cintanya jauh melebihi apa yang sudah kuraih. Tanpamu Ibu, aku tak akan pernah menjadi aku
yang sekarang.

Pada hari pernikahanku, ia menggandengku menuju pelaminan. Ia tunjukkan bagaimana meneguhkan hati, memantapkan langkah menuju dunia baru itu. Sesaat kupandang senyumnya begitu menyejukkan, jauh lebih indah dari keindahan senyum suamiku. Usai akad nikah, ia langsung menciumku saat aku bersimpuh di kakinya. Saat itulah aku menyadari, ia juga yang pertama kali memberikan kecupan hangatnya ketika aku terlahir ke dunia ini.

Kini setelah aku sibuk dengan urusan rumah tanggaku, aku tak pernah lagi menjenguknya atau menanyai kabarnya. Aku sangat ingin menjadi istri yang shaleh dan taat kepada suamiku hingga tak jarang aku membunuh kerinduanku pada Ibu. Sungguh, kini setelah aku mempunyai anak, aku baru tahu bahwa segala kiriman uangku setiap bulannya tak lebih berarti dibanding kehadiranku untukmu. Aku akan datang dan menciummu Ibu, meski tak sehangat cinta dan kasihmu kepadaku

IBU KENAPA ENGKAU MENANGIS

Suatu ketika, ada seorang anak laki-laki yang bertanya kepada ibunya. "Ibu, mengapa Ibu menangis?". Ibunya menjawab, "Sebab, Ibu adalah seorang wanita, Nak". "Aku tak mengerti" kata si anak lagi. Ibunya hanya tersenyum dan memeluknya erat. "Nak, kamu memang tak akan pernah mengerti...."
Kemudian, anak itu bertanya pada ayahnya. "Ayah, mengapa Ibu menangis? Sepertinya Ibu menangis tanpa ada sebab yang jelas?"Sang ayah menjawab, "Semua wanita memang menangis tanpa ada alasan". Hanya itu jawaban yang bisa diberikan ayahnya.
Lama kemudian, si anak itu tumbuh menjadi remaja dan tetap bertanya-tanya, mengapa wanita menangis.
Pada suatu malam, ia bermimpi dan bertanya kepada Tuhan."Ya Allah, mengapa wanita mudah sekali menangis?"Dalam mimpinya, Tuhan menjawab,"Saat Kuciptakan wanita, Aku membuatnya menjadi sangat utama.Kuciptakan bahunya, agar mampu menahan seluruh beban dunia dan isinya, walaupun juga, bahu itu harus cukup nyaman danlembut untuk menahan kepala bayi yang sedang tertidur.
Kuberikan wanita kekuatan untuk dapat melahirkan, danmengeluarkan bayi dari rahimnya, walau, seringkali pula, ia kerap berulangkali menerima cerca dari anaknya itu.
Kuberikan keperkasaan, yang akan membuatnya tetap bertahan, pantang menyerah, saat semua orang sudah putus asa.
Pada wanita, Kuberikan kesabaran, untuk merawat keluarganya, walau letih, walau sakit, walau lelah, tanpa berkeluh kesah.
Kuberikan wanita, perasaan peka dan kasih sayang, untuk mencintai semua anaknya, dalam kondisi apapun, dan dalam situasi apapun. Walau, tak jarang anak-anaknya itu melukai perasaannya, melukai hatinya. Perasaan ini pula yang akan memberikan kehangatan pada
bayi-bayi yang terkantuk menahan lelap. Sentuhan inilah yang akan memberikan kenyamanan saat didekap dengan lembut olehnya.
Kuberikan wanita kekuatan untuk membimbing suaminya, melalui masa-masa sulit, dan enjadi pelindung baginya. Sebab, bukankah tulang rusuklah yang melindungi setiap hati dan
jantung agar tak terkoyak?Kuberikan kepadanya kebijaksanaan, dan kemampuan untuk
memberikan pengertian dan menyadarkan, bahwa suami yang baik adalah yang tak pernah melukai istrinya. Walau, seringkali pula, kebijaksanaan itu akan menguji setiap kesetiaan yang
diberikan kepada suami, agar tetap berdiri, sejajar, saling melengkapi, dan saling menyayangi.
Dan, akhirnya, Kuberikan ia air mata agar dapat mencurahkanperasaannya. Inilah yang khusus Kuberikan kepada wanita, agar dapat digunakan kapanpun ia inginkan. Hanya inilah kelemahan yang dimiliki wanita, walaupun sebenarnya, air mata ini adalah air mata kehidupan".
Maka, dekatkanlah diri kita pada sang Ibu kalau beliau masih hidup